Kamis, 31 Oktober 2019

Konsep Melimit Bandwidth dengan Mikrotik


QoS (Quality of Services)

Quality of Service (QoS) adalah kemampuan suatu jaringan untuk menyediakan layanan yang baik dengan menyediakan bandwith, mengatasi jitter dan delay. Parameter QoS adalah latency, jitter, packet loss, throughput, MOS, echo cancellation dan PDD. QoS sangat ditentukan oleh kualitas jaringan yang digunakan. Terdapat beberapa factor yang dapat menurunkan nilai QoS, seperti : Redaman, Distorsi, dan Noise.











Macam -  macam cara membagi bandwidth :

1. Limit

2. Grouping

Misalkan kita punya beberapa divisi dan didalam divisi itu, kalau ada satu orang yang tidak memakai alokasi bandwidthnya bisa dipakai orang lain. Sehingga kita melimitnya tidak sekedar orang A sebesar 64k atau orang B sekian. Pada saat masih ada bandwidth yang tersedia, bisa dialokasikan ke orang lainnya.

3. Burst

Misalkan kita melimit user A dengan bandwidth sekian, tapi kita ingin user A merasa bandwidthnya cepat (Selama dia tidak menggunakan bandwidth itu terus-menerus), dia bisa naik diatas limitnya.

4. Priority

Dari sekian user yang banyak itu, ada user-user yang memiliki prioritas lebih penting dari user yang lain. Jadi pada saat masih ada bandwidth yang tersedia, tidak terpakai semua, user yang lebih penting bisa menggunakan bandwidth yang tersisa tersebut.


INDIKATOR QoS

1. Throughput Bandwidth

Throughput adalah besaran bandwidth yang kita alokasikan untuk user. Kalau kita tidak tahu throughput bandwidthnya, maka tentu kita akan sulit untuk me-manage bandwidth kita. Kita harus mengetahui total bandwidth kita, dan kita juga harus tahu berapa alokasi bandwidth yang akan kita berikan ke user.

2. Latency

Latency sangat berpengaruh pada kualitas bandwidth. Jangan sampai, kita membuat banyak rule QoS, tapi mengakibatkan latencynya naik. Latency adalah jeda waktu yang dibutuhkan dalam pengantaran paket data dari pengirim ke penerima.

3. Jitter

Jitter adalah variasi dari latency. Misalkan rata-rata ping kita 15ms, tapi kemudian karena hal tertentu pingnya bisa naik turun, bisa ke 20, 25, selisihnya ini yang disebut jitter. Latency dan jitter sangat berpengaruh kalau user kita menggunakan aplikasi seperti game online, video conference, atau VOIP

4. Packet Loss

Packet loss akan terjadi saat kebutuhan bandwidth lebih besar  dari bandwidth yang tersedia.Ini bisa terjadi di level network secara keseluruhan, atau bisa juga terjadi per-user. Untuk packet TCP, mungkin packet loss ini tidak terlalu terasa karena akan dilakukan re-transmit. Tapi kalau aplikasi yang digunakan itu misalnya UDP, ini akan sangat berpengaruh, karena UDP tidak melakukan re-transmit.

Mikrotik Simple Queue

Cek kapasitas bandwidth yang kita miliki :












Bandwidth yg tersedia

Masuk ke Mikrotik Winbox














Klik Menu Queues - Simple Queue - Add Queue (+)

























Test Bandwidth dari Router2 ke Router1

Demikian hasil percobaan konsep limit bandwidth di Mikrotik.


Senin, 28 Oktober 2019

Linux Command Line and Administration

Linux Command Line and Administration


Apa itu Perintah linux (Linux Command Line)
Pada dasarnya perintah linux adalah sebuah aplikasi,hanya saja aplikasi ini tidak mempunyai tampilan grafis dan hanya mempunyai tampilan berbasis text.Jadi perintah linux sebenarnya adalah jenis aplikasi console yang cara menjalankan nya harus melalui shell,terminal,command line interface (CLI) atau console dan oleh banyak orang lebih dikenal dengan perintah linux atau linux command.

install dulu aplikasi remote ssh untuk linux, yaitu Putty, klik link Download ini.






















1. Listing - LS

Menampilkan file yang terdapat dalam suatu direktori. Contoh :














2.  Date

Jika diketik tanpa atribut atau opsi, akan menampilkan tanggal saat ini.





3. File Commands

Perintah-perintah file dalam linux :

Berikut adalah macam-macam perintah dasar Linux yang wajib kamu tahu saat mempelajari atau mencoba sistem operasi Open Source Linux. Basic Commands Linux ini bekerja di hampir semua versi Linux, tentunya hal ini akan mempermudah kamu saat mencoba Linux.

mkdir membuat direktori
Penggunaan: mkdir [OPTION] DIRECTORY
Contoh: mkdir lhn
ls list daftar direktori
Penggunaan: ls [OPTION] [FILE]
Contoh: ls, ls l, ls lhn
cd mengubah direktori
Penggunaan: cd [DIRECTORY]
Contoh: cd lhn
pwd - cetak nama direktori saat ini
Penggunaan: pwd
vim Vi Improved, a programmers text editor
Penggunaan: vim [OPTION] [file]
Contoh: vim lhn.txt
cp copy file dan direktori
Penggunaan: cp [OPTION] SOURCE DEST
Contoh: cp sample.txt sample_copy.txt
cp sample_copy.txt target_dir
mv memindah (mengganti nama) file
Penggunaan: mv [OPTION] SOURCE DEST
Contoh: mv source.txt target_dir
mv old.txt new.txt
rm menghapus file atau direktori
Penggunaan: rm [OPTION] FILE
Contoh: rm file1.txt , rm rf some_dir
find mencari
Penggunaan: find [OPTION] [path] [pattern]
Contoh: find file1.txt, find name file1.txt
history prints recently used commands
Penggunaan: history
cat menyatukan file dan menampilkan dalam output standar
Penggunaan: cat [OPTION] [FILE]
Contoh: cat file1.txt file2.txt
cat n file1.txt
echo menampilkan baris teks
Penggunaan: echo [OPTION] [string]
Contoh: echo I love India
echo $HOME
grep menampilkan garis yang sesuai pola
Penggunaan: grep [OPTION] PATTERN [FILE]
Contoh: grep i apple sample.txt
wc menampilkan jumlah baris, kata dan byte sebuah file
Penggunaan: wc [OPTION] [FILE]
Contoh: wc file1.txt
wc L file1.txt
sort menyortir
Penggunaan: sort [OPTION] [FILE]
Contoh: sort file1.txt
sort r file1.txt
tar mengarsipkan file
Penggunaan: tar [OPTION] DEST SOURCE
Contoh: tar cvf /home/archive.tar /home/original
tar xvf /home/archive.tar
kill mematikan suatu proses
Penggunaan: kill [OPTION] pid
Contoh: kill 9 2275
ps menampilkan snapshot proses saat ini
Penggunaan: ps [OPTION]
Contoh: ps, ps el
who mengetahui siapa yang login
Penggunaan: who [OPTION]
Contoh: who , who b , who q
passwd update password
Penggunaan: passwd [OPTION]
Contoh: passwd
su mengganti USER ID atau menjadi super user
Penggunaan: su [OPTION] [LOGIN]
Contoh: su remo, su
chown mengganti pemilik file atau grup
Penggunaan: chown [OPTION] OWNER[:[GROUP]] FILE
Contoh: chown remo myfile.txt
chmod mengganti file permission
Penggunaan: chmod [OPTION] [MODE] [FILE]
Contoh: chmod 744 calculate.sh
zip mengarsip file
Penggunaan: zip [OPTION] DEST SOURSE
Contoh: zip original.zip original
unzip membuka file yang diarsip ZIP
Penggunaan: unzip filename
Contoh: unzip original.zi
ssh SSH client (remote login program)
ssh is a program for logging into a remote machine and for executing commands on a remote machine
Penggunaan: ssh [options] [user]@hostname
Contoh: ssh X guest@10.105.11.20
scp secure copy (remote file copy program)
scp copies files between hosts on a network
Penggunaan: scp [options] [[user]@host1:file1] [[user]@host2:file2]
Contoh: scp file1.txt guest@10.105.11.20:~/Desktop/
fdisk manipulator partisi
Contoh: sudo fdisk l
mount mount a file system
Penggunaan: mount t type device dir
Contoh: mount /dev/sda5 /media/target
umount unmount file systems
Penggunaan: umount [OPTIONS] dir | device
Contoh: umount /media/target
du melihat kapasitas storage
Penggunaan: du [OPTION] [FILE]
Contoh: du
df melihat jumlah penggunaan storage
Penggunaan: df [OPTION] [FILE]
Contoh: df
quota melihat penggunaan dan batas disk
Penggunaan: quota [OPTION]
Contoh: quota v
reboot restart system
Penggunaan: reboot [OPTION]
Contoh: reboot
poweroff mematikan sistem
Penggunaan: poweroff [OPTION]
Contoh: poweroff
kate KDE Editor
Penggunaan: kate [options][file(s)]
Contoh: kate file1.txt file2.txt
vim Vi Improved, a programmers text editor
Penggunaan: vim [OPTION] [file]
Contoh: vi hello.c
gedit Text editor untuk membuat dan edit file
Penggunaan: gedit [OPTION] [FILE]
Contoh: gedit
bg membuat proses yang di depan berjalan di belakang
Penggunaan: type ctrl+z and then bg
fg membuat proses background berjalan di depan
Penggunaan: fg [jobid]
jobs menampilkan ID dan nama proses
Penggunaan: jobs
sed stream editor untuk menyortir dan transformasi teks
Penggunaan: sed [OPTION] [input file]
Contoh: sed s/love/hate/g loveletter.txt
awk scan pola dan pengolahan bahasa
Contoh: awk F: { print $1 } sample_awk.txt
find mencari dalam satu direktori
Penggunaan: find [OPTION] [path] [pattern]
Contoh: find name file1.txt
locate mencari
Penggunaan: locate [OPTION] FILE
Contoh: locate file1.txt

4. File System

/        : root, level teratas sistem file di linux.
/bin   : berisi file program arahan untuk menjalankan perintah yang bisa digunakan oleh user biasa maupun super user
/boot : berisi kernel Linux dan file lain digunakan untuk booting
/dev  : berisi semua file penting, Linux melakukan semua operasi utama didalam direktori /dev
/etc   : berisi semua file konfigurasi sistem, dan biasanya hanya diubah superuser
/home : berisi file yang tersimpan dalam direktori home user
/lib : berisi modul-modul library, termasuk modul drier untuk dapat diisi pada sistem boot
/mnt : direktori yang digunakan untuk mounting storage ke dalam sistem
/proc : direktori yang berisi sistem file virtual, mencakup berbagai informasi system Linux.
/root : direktori untuk user root
/sbin : berisi file administrator yang dapat diakses seperti mount, unmount dan shutdown
/tmp : berisi file sementara yang digunakan pada aplikasi yang sedang berjalan
/usr : berisi library, binari, dokumen dan file lain si user
/var : berisi berbagai system file seperti log, direktori mail, print dan lainnya















Apa Arti CHMOD 644?
Hak akses ini paling ideal untuk file yang dapat diakses publik karena menyeimbangkan antara fleksibilitas dengan keamanan. Biasanya pengaturan chmod 644 digunakan untuk file di website. Mengatur hak akses file menjadi chmod 644 berarti membuat hanya pemilik yang dapat mengakses dan memodifikasi file yang diinginkan. Sementara pengguna lain hanya dapat mengakses tanpa bisa memodifikasi atau bahkan melakukan eksekusi file termasuk juga pemilik file.

Apa Arti CHMOD 777?
Mengatur hak akses menjadi chmod 77 berarti membuat semua user dapat melakukan apa saja yang mereka inginkan dengan file tersebut. Ini sangat beresiko pada tingkat keamanan, apalagi untuk file yang dibagikan di publik seperti di hosting. Pada umumnya semua user dapat mengaksesnya, memodifikasi, dan bahkan mengeksekusinya di dalam sistem.

Apa Arti CHMOD 755?
Mengatur hak akses menjadi chmod 755 hampir sama dengan chmod 644. Perbedaannya semua user dapat hak akses untuk mengeksekusi file. Ini biasanya digunakan untuk folder public yang membutuhkan perintah untuk berpindah dari direktori satu ke direktori lainnya.

Apa Arti CHMOD 555?
Mengatur hak akses menjadi chmod 555 membuat file tidak dapat dimodifikasi oleh semua user kecuali superuser.



Help, man, which, whatis







Combining Commands






Alias








 Matches











Users


















Chown














Apache





Hardlink

Untuk pengertian hardlink di linux, adalah seperti ketika kita mengcopy file, tapi dengan kemampuan bisa mengedit kedua file tersebut lewat salah satu file saja. Command diatas akan membuat file2 sebagai hardlink dari file1. Jika kita membuka kedua file tersebut, kita akan melihat isi yang sama dari keduanya. Jika kita mengedit salah satu file, maka perubahannya akan terjadi pada file yang lainnya.




















Kamis, 24 Oktober 2019

Implementasi Mikrotik CHR Pada Virtual Box

Implementasi Mikrotik CHR Pada Virtual Box












Mikrotik CHR

Mikrotik Cloud Hosted Router : Merupakan sebuah file image Mikrotik RouterOS yang berbasis Virtual Machine (VM). Mikrotik ingin memberikan solusi bagi para pengguna Mikrotik RouterOS yang berbasis VM. Nah, ketika kita melakukan instalasi pada VM, tentu kita akan mendapatkan RouterOS dengan Level 0 atau Trial Version selama 24 Jam. Dan untuk bisa menggunakannya lebih lama (Full Functionality) kita harus membeli lisensi baru dan menambahkannya di RouterOS tersebut. Ada juga yang istilahnya mencari 'jalan pintas' dengan melakukan crack supaya bisa digunakan lebih lama lagi.

Dengan hadirnya Cloud Hosted Router (CHR), kita tidak perlu lagi melakukan hal diatas. Jika kita meng-install pada VM maka kita tidak akan melihat lagi ketentuan trial version. Mikrotik telah menyertakan sebuah lisensi pada CHR dengan kategori Licence Free. Namun, untuk kecepatan trafik masih dibatasi pada 1Mbit per interface dan CHR ini memiliki base platform PCx86_64, sehingga apabila kita install pada aplikasi VM dimana Host Operating System menggunakan 32 bit maka tidak bisa.

Instalasi CHR Pada Virtual Box

Virtual Box merupakan aplikasi virtualisasi yang dikeluarkan oleh Sun Microsystem, dan sekarang merupakan bagian dari Oracle. Dengan menggunakan Virtual Box, kita bisa menginstall berbagai OS yang kita inginkan dalam 1 buah perangkat komputer, sehingga cara ini sangat efisien dalam hal hardware maupun resource yang dibutuhkan.

Bahan :

Virtual Box (Download)
File VDI Mikrotik CHR (Download)
Install Virtual Box pada komputer yang kita gunakan, kemudian arahkan harddisk ke file VDI yang sudah kita download tadi.

1. Buka aplikasi Virtualbox, lalu pilih opsi New di pojok kiri. Kemudian beri nama virtual machinnya. Pada opsi type silahkan pilih other dan pada opsi version pilih other/unknown (64-bit).






















2. Selanjutnya tentukan besar memori yang akan digunakan.






















3. Kemudian kita pilih Use an existing virtual hard disk file karena kita akan menggunakan virtual image disk. Lalu cari file image yang sudah diunduh tadi.























4. Klik tombol start utuk memulai proses instalasi.












Arahkan Harddisk ke file image VDI Mikrotik CHR




















Arahkan Harddisk ke file image VDI Mikrotik CHR

















 Hasil Instalasi Mikrotik CHR pada Virtual Box / Router1















Hasil Instalasi Mikrotik CHR pada Virtual Box / Router2















Setting Network Virtual Box Router1











Setting Network Virtual Box Router2











Konfigurasi Router1

Login ke Router1 dengan username:admin, Password:(kosong), kemudian enter. Setting IP sesuai yang kebutuhan :

Ether1 : secara default setting dhcp-client pada Mikrotik CHR adalah enable, sehingga kita tidak perlu men-setting manual IP pada ether1. Setting network di Virtual Box tadi adalah Bridge Adapter, berfungsi sebagai gateway ke Internet.






Ether2 : Setting IP ether2 ke 172.31.31.1/24







Hasil Ping di Router2
















Itulah langkah-langkah untuk menginstal mikrotik CHR pada Virtualbox. Untuk menginstal CHR di Virtualbox sangatlah mudah dan singkat. Sekian dulu untuk tutorial kali ini.











Kamis, 17 Oktober 2019

ROUTING, STATIC ROUTING DAN CONTOH STATIC ROUTING MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER

ROUTING

Routing adalah sebuah proses untuk meneruskan paket-paket jaringan dari satu jaringan ke jaringan lainnya melalui sebuah antar-jaringan (internetwork). routing juga dapat merujuk kepada sebuah metode penggabungan beberapa jaringan sehingga paket-paket data dapat dialirhantarkan dari satu jaringan ke jaringan selanjutnya. Untuk melakukan hal ini, digunakanlah sebuah perangkat jaringan yang disebut sebagai router. router tersebut akan menerima paket-paket yang ditujukan ke jaringan di luar jaringan yang pertama, dan akan meneruskan paket yang diterima kepada router lainnya hingga sampai kepada tujuannya.

A. Static Routing ( Routing Statis)

Static routing (Routing Statis) adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statik yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan. Routing static pengaturan routing paling sederhana yang dapat dilakukan pada jaringan komputer.  Menggunakan routing statik murni dalam sebuah jaringan berarti mengisi setiap entri dalam  forwarding  table  di  setiap router yang berada di jaringan tersebut.

Penggunaan  routing  statik  dalam  sebuah  jaringan  yang  kecil  tentu  bukanlah suatu masalah,  hanya  beberapa  entri  yang  perlu  diisikan  pada  forwarding table di setiap router. Namun Anda tentu dapat membayangkan bagaimana jika harus melengkapi forwarding table di setiap router yang  jumlahnya  tidak sedikit dalam  jaringan yang besar.

B. Dynamic Routing (Routing Dinamis)

Dynamic Routing (Router Dinamis) adalah sebuah router yang memiliki dan membuat tabel routing secara otomatis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan antara router lainnya. Protokol routing mengatur router-router sehingga dapat berkomunikasi satu dengan yang lain dan saling memberikan informasi satu dengan yang lain dan saling memberikan informasi routing yang dapat mengubah isi forwarding table, tergantung keadaan jaringannya. Dengan cara ini, router-router mengetahui keadaan jaringan yang terakhir dan mampu meneruskan data ke arah yang benar. Dengan kata lain, routing dinamik adalah proses pengisian data routing di table routing secara otomatis.

Dynamic router mempelajari sendiri Rute yang terbaik yang akan ditempuhnya untuk meneruskan paket dari sebuah network ke network lainnya. Administrator tidak menentukan rute yang harus ditempuh oleh paket-paket tersebut. Administrator hanya menentukan bagaimana cara router mempelajari paket, dan kemudian router mempelajarinya sendiri. Rute pada dynamic routing berubah, sesuai dengan pelajaran yang didapatkan oleh router.


Konfigurasi Static Routing

Router 1 :

FastEthernet0/0 192.168.1.1
FastEthernet0/1 192.168.2.4
Static routing 192.168.3.0/24 via 192.168.1.2

Router 2 :
FastEthernet0/0 192.168.1.2
FastEthernet0/1 192.168.3.4
Static routing 192.168.2.0/24
Pc  1 IP 192.168.2.5 Gateway 192.168.2.4
Pc  2 IP 192.168.2.6 Gateway 192.168.2.4

Router 1






 Router 2






















Router 1 dan Router 2 sudah kita konfigurasi, sekarang konfigurasi untuk setiap Pc dengan memasukkan IP dan Gateway.

















Setelah di klik akan muncul tampilan seperti ini. klik pada Desktop lalu pilih IP Configuration


















Setelah konfigurasi semuanya, kita test apakah sudah terhubung antara Pc 1 dengan Pc 2.

















ok thankzzz gaess.